Selamat Datang diBlog Kang Rudy Semoga Bermanfaat Gabung Yoo Di BISNIS SANTAI bersama BEBASBAYAR Buka diMode DESKTOP

Biduanita Yang Menjadi Teman Duet Bernyanyi Bersama Rhoma Irama

Menurut penulis, Rhoma Irama merupakan penyanyi di Indonesia yang memiliki rekan duet wanita yang paling banyak di Indonesia, sekitar 21. Penyanyi-penyanyi rekan duet tersebut antara lain:


1. ELLYA KHADAM
Pasangan ini berduet pada album-album seperti: Indandip, Tukang Ramal, Di Dalam Bemo, dll. Rhoma Irama berduet dengan Elya Khadam saat masih tergabung di dalam OM. El Sitara.


2. ELVY SUKAESIH
Menurut penulis, pasangan duet ini adalah yang terbaik. Lagu-lagu yang dinyanyikan pun tetap eksis hingga kini, terbukti dengan banyaknya penyanyi yang me-recycle lagu-lagu pasangan duet ini.
Rhoma Irama berpasangan dengan Elvy Sukaesih diawali saat keduanya pertama kali tergabung dalam OM. Candraleka, berlanjut dengan OM. Purnama, hingga OM. Soneta yang dipimpin oleh Rhoma Irama sendiri. Saat tergabung dengan OM. Soneta inilah lagu-lagu mereka tetap dikenang hingga sekarang.
Pasangan ini berduet pada album-album seperti: Django (OM. Chandraleka), Ke Pasar Minggu (OM. Purnama), Ke Monas, Dangdut, Begadang, Penasaran, Rupiah (OM. Soneta), dll.
Menurut Rhoma Irama, Elvy Sukaesih merupakan rekan duet terbaiknya.


3. INNEKE KUSUMAWATIPasangan ini berduet pada album-album seperti: Sip-sipan Bedue, Di Rumah Sadja, Djangan Kaum Marah, dll. Mereka menyanyikan lagu-lagu Pop Melayu dengan iringan musik oleh De Galaxies maupun Zaenal Combo.


4. LILLY SJARIF
Penulis baru menemukan pasangan ini berduet pada album Risalah Penyanyi dengan iringan musik oleh OM. Soneta pimpinan Rhoma Irama.


5. VIVI SUMANTI
Sama dengan Lilly Sjarif, Vivi Sumanti berduet dengan Rhoma Irama di dalam album Risalah Penyanyi.


6. TITIM FATIMAH
Setahu penulis, pasangan ini hanya berduet dalam satu album, yakni album Sekar Tjatur. Album tersebut berisi lagu-lagu berbahasa Sunda dengan iringan Orkes Gamelan Seni Sunda Bhineka Tunggal Ika.


7. TITING JENNY
Pasangan ini pernah bersatu saat masing tergabung dengan OM. Purnama. Album-album yang pernah dinyanyikan pasangan ini antara lain: Aku Saudaramu, Malam Tjemerlang, Ke Bina Ria, dll.


8. ANNA
Anna (setelah menikah dengan Bahfen berganti nama menjadi Anna Bahfen) merupakan adik kandung Rhoma Irama. Pasangan ini pernah berduet saat masih tergabung dengan OM. Purnama pada album Aku Saudaramu, Malam Tjemerlang, Ke Bina Ria, dll.


9. LILY DJUNAEDI
Pasangan ini pernah menelurkan album Biarkan Aku Pergi dengan iringan musik Band Zaenal Combo. Penulis sampai saat ini belum memiliki album lengkap yang dinyanyikan oleh Rhoma Irama dan Lily Djunaedi selain hanya memiliki 5 buah lagu, yakni lagu pop; Ulurkan Tangan serta lagu pop yang direaransemen menjadi dangdut; Wa’Sai’Bul, Tiap Malam Bertandang, dan Kudaku Lari.


10. NAYO MAIMUNAH
Penulis belum menemukan lagu duet pasangan ini, tetapi hanya menemukan bahwa mereka pernah bersama menelurkan beberapa album saat tergabung dengan OM. Purnama dan OM. Pantjaran Muda, seperti album Di Dalam Bemo, Aku Saudaramu, Ke Bina Ria, dll.


11. WIWIEK ABIDIN
Untuk pasangan ini, penulis belum memiliki album maupun lagu yang dinyanyikan oleh keduanya. Penulis pernah membaca artikel di internet bahwa mereka pernah berduet pada lagu Bertemu. Selain itu, mereka berdua juga pernah mengikuti lomba manyanyi di Singapura tingkat Asia Tenggara tahun 1971.


12. RITA SUGIARTO
Menurut penulis, selain Elvy Sukaesih, inilah duet terbaik Rhoma Irama. Lagu-lagu pasangan duet ini meledak di pasaran. Saking suksesnya, lagu-lagu pasangan ini bahkan dibuat untuk soundtrack film yang juga dibintangi Rhoma Irama sendiri. Rhoma Irama-lah orang pertama di dunia yang sukses membawa musik Dangdut ke layar bioskop.


13. IDA ROYANI
Pasangan duet Rhoma Irama dan Ida Royani hanya menelurkan satu album, yakni album Raja Dangdut yang merupakan album sound track film Raja Dangdut.


14. RIZA UMAMI
Menurut penulis, lagu-lagu duet pasangan ini merupakan lagu-lagu yang paling romantis di antara lagu-lagu Rhoma Irama dengan pasangan duet lainnya, seperti lagu Aduhai, Hatimu-Hatiku, Deritamu-Deritaku, Andai, dll. Selain syair lagu yang romantis, suara Risa Umami pun penulis rasakan pas dan sesuai saat duet dengan Rhoma Irama membawakan lagu-lagu tersebut. Album-album duet pasangan ini seperti: Album STF Pengorbanan, Album Judi, Album STF Nada-nada Rindu, Album STF Menggapai Matahari II, dll.


15. NOER HALIMAH
Lagu-lagu pasangan duet ini pun sangat romantis. Tapi menurut penulis, kualitas olah vokal Noer Halimah masih di bawah Riza Umami yang memiliki power yang kuat dan cengkok yang khas. Pasangan ini berduet pada album: Soneta Volume 13-16, Album STF Bunga Desa, Album STF Menggapai Matahari I, Album STF Pengabdian, dll.


16. NANDANI
Nandani merupakan penyanyi wanita dari India pertama yang duet dengan Rhoma Irama. Pasangan ini berduet pada Album Soneta Volume 11.


17. LATTA MANGESHKAR
Setelah sukses dengan Nandani, Rhoma Irama kembali berduet dengan seorang penyanyi dari India, yakni Latta Mangeshkar. Latta Mangeskar merupakan penyanyi yang dikagumi oleh Rhoma Irama sejak kecil. Pasangan ini berduet pada album: Sifana, Gulali, dan Puja.


18. SORAYA
Rhoma Irama pernah berduet dengan Soraya saat menyanyikan lagu-lagu yang diiringi oleh Orkes Gambus Al-Fatah pada album gambus 3 Bencana, 5 Milyar.


19. TP. NOER
Tidak hanya mengimpor mitra duet dari India, Rhoma Irama juga mengimpor mitra duet dari negara lain, yakni Malaysia. Pasangan ini berduet pada Album Jana-jana. Walau bukan dari India, tapi anehnya pasangan ini menyanyikan lagu India, yakni Jana-jana dan Syahdu versi India.


20. VERONICA
Veronica merupakan istri Rhoma Irama. Pasangan ini pernah berduet pada album Pemburu dengan iringan musik OM. Soneta, juga pernah bertrio dengan putri mereka, Debby Irama pada album Idih Papa Genit.


21. DEBBY IRAMA
Debby Irama merupakan anak kandung Rhoma Irama. Pasangan ini pernah berduet pada album anak-anak Idih Papa Genit dan Cok Galigacok, Indandip.



Referensi : http://tonyvanjava.blogspot.com/2011/06/mitra-duet-rhoma-irama.html 

Klik BIOGRAFI RHOMA IRAMA

Perjalanan Karir Rhoma Irama dan Soneta Group


Raden Oma Irama yang populer dengan nama Rhoma Irama lahir di Tasikmalaya, 11 Desember 1946, Pria ‘ningrat’ ini merupakan putra kedua dari empat belas bersaudara, delapan laki-laki dan enam perempuan (delapan saudara kandung, empat saudara seibu dan dua saudara bawaan dari ayah tirinya). Ayahnya, Raden Burdah Anggawirya, seorang komandan gerilyawan Garuda Putih, memberinya nama ‘Irama’ karena bersimpati terhadap grup sandiwara Irama Baru asal Jakarta yang pernah diundangnya untuk menghibur pasukannya di Tasikmalaya. Sebelum pindah ke Tasikmalaya, keluarganya tinggal di Jakarta dan di kota inilah kakaknya, Haji Benny Muharam dilahirkan.

Sebelum pindah ke Tasikmalaya, keluarganya tinggal di Jakarta dan di kota inilah kakaknya, Haji Benny Muharam dilahirkan. Setelah beberapa tahun tinggal di Tasikmalaya, keluarganya termasuk kakaknya, Haji Benny Muharam, dan adik-adiknya, Handi dan Ance, pindah lagi ke Jakarta lalu tinggal di Jalan Cicarawa, Bukit Duri, kemudian pindah ke Bukit Duri Tanjakan. Di sinilah mereka menghabiskan masa remaja sampai tahun 1971 lalu pindah lagi ke Tebet.

Semenjak kecil Rhoma sudah terlihat bakat seninya. Tangisannya terhenti setiap kali ibundanya, Tuti Juariah menyenandungkan lagu-lagu. Masuk kelas nol, ia sudah mulai menyukai lagu. Minatnya pada lagu semakin besar ketika masuk sekolah dasar. Menginjak kelas 2 SD, ia sudah bisa membawakan lagu-lagu Barat dan India dengan baik. Ia suka menyanyikan lagu No Other Love, kesayangan ibunya, dan lagu Mera Bilye Buchariajaya yang dinyanyikan oleh Lata Maagiskar. Selain itu, ia juga menikmati lagu-lagu Timur Tengah yang dinyanyikan Umm Kaltsum.

Bakat musiknya mungkin berasal dari ayahnya yang fasih memainkan seruling dan menyanyikan lagu-lagu Cianjuran, sebuah kesenian khas Sunda. Selain itu, pamannya yang bernama Arifin Ganda suka mengajarinya lagu-lagu Jepang ketika Rhoma masih kecil. Pengalamannya menyanyikan lagu-lagu India sewaktu masih sekolah dasar, lagu-lagu pop dan rock Barat hingga akhir 1960-an lalu beralih ke musik Melayu, menjadikan lagu dan musik yang dibawakannya di atas panggung lebih dinamis, melodis dan menarik.

Karena usia Rhoma dengan kakaknya Benny tidak berbeda jauh, mereka selalu kompak dan pergi berdua-duaan. Berbeda dengan kakaknya yang lebih sering malas ikut mengaji di surau atau rumah kyai, Rhoma selalu mengikuti pengajian dengan tekun. Setiap kali ayah ibunya bertanya apakah kakaknya ikut mengaji, Rhoma selalu menjawab ya. Ke sekolahpun mereka berangkat bersama-sama. Dengan berboncengan sepeda, keduanya berangkat dan pulang ke sekolah di SD Kibono, Manggarai.

Di bangku SD, bakat menyanyi Rhoma semakin kelihatan. Rhoma adalah murid yang paling rajin bila disuruh maju ke depan kelas untuk menyanyi. Dan uniknya, Rhoma tidak sama dengan murid-murid lain yang suka malu-malu di depan kelas. Rhoma menyanyi dengan suara keras hingga terdengar sampai ke kelas-kelas lain. Perhatian murid-murid semakin besar karena Rhoma tidak menyanyikan lagu anak-anak atau lagu kebangsaan, melainkan lagu-lagu India.

Bakatnya sebagai penyanyi mendapat perhatian penyanyi senior, Bing Slamet karena melihat penampilan Rhoma yang mengesankan ketika menyanyikan sebuah lagu Barat dalam acara pesta di sekolahnya. Suatu hari ketika Rhoma masih duduk di kelas 4, Bing membawanya tampil dalam sebuah show di Gedung SBKA (Serikat Buruh Kereta Api) di Manggarai. Ini merupakan pengalaman yang membanggakan bagi Rhoma.

Sejak itu, meski belum berpikir untuk menjadi penyanyi, Rhoma sudah tidak terpisahkan lagi dari musik. Dengan usaha sendiri, ia belajar memainkan gitar hingga mahir. Karena saking tergila-gilanya dengan gitar, Rhoma sering membuat ibunya marah besar. Setiap kali ia pulang sekolah, yang pertama dia cari adalah gitar. Begitu pula setiap kali ia keluar rumah, gitar hampir selalu ia bawa.

Pernah suatu kali, ibunya menyuruh Rhoma menjaga adiknya, tetapi Rhoma lebih suka memilih bermain gitar. Akibat ulahnya itu, ibunya merampas gitarnya lalu melemparkannya ke arah pohon jambu hingga pecah. Kejadian itu membuat sedih Rhoma karena gitar adalah teman nomor satu baginya.

Dalam perkembangannya dalam mendalami musik, Rhoma mulai menyadari bahwa meskipun ayah dan ibunya – pasangan berdarah ningrat – adalah penggemar musik, mereka tetap menganggap dunia musik bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan atau dijadikan sebuah profesi. Ibunya sering meneriakkan ‘berisik’ setiap kali ia menyanyi dan beranggapan bahwa musik akan menghambat sekolahnya. Kenyataan ini membuat bakat musik Rhoma justru semakin berkembang dari luar rumah karena di dalam rumah ia kurang mendapat dukungan.

Sewaktu Rhoma masih kelas 5 SD tahun 1958, ayahnya meninggal dunia. Sang ayah meninggalkan delapan anak, yaitu, Benny, Rhoma, Handi, Ance, Dedi, Eni, Herry, dan Yayang. Ketika kakaknya, Benny masih duduk di kelas 1 SMP, ibunya menikah lagi dengan seorang perwira ABRI, Raden Soma Wijaya, yang masih ada hubungan famili dan juga berdarah ningrat. Ayah tirinya ini membawa dua anak dari istrinya yang terdahulu dan setelah menikah dengan Ibu Rhoma, sang ibu melahirkan dua anak lagi.

Ketika ayah kandungnya masih hidup, suasana di rumahnya feodal. Sehari-hari ayah dan ibunya berbicara dengan bahasa Belanda. Segalanya harus serba teratur dan menggunakan tata krama tertentu. Para pembantu harus memanggil anak-anak dengan sebutan Den (raden). Anak-anak harus tidur siang dan makan bersama-sama. Ayahnya juga tak segan-segan menghukum mereka dengan pukulan jika dianggap melakukan kesalahan, misalnya bermain hujan atau membolos sekolah.

Keadaan keluarga

Rhoma di Tebet waktu itu memang tergolong cukup kaya bila dibandingkan dengan masyarakat sekitar. Rumahnya mentereng dan mereka memiliki beberapa mobil seperti Impala, mobil yang tergolong mewah di zaman itu. Rhoma juga selalu berpakaian bagus dan mahal.

Namun, suasana feodal itu tidak lagi kental setelah ayah tiri-nya hadir di tengah-tengah keluarga mereka. Bahkan dari ayah tiri inilah, di samping pamannya, Rhoma mendapat ‘angin’ untuk menyalurkan bakat musiknya. Secara bertahap ayah tirinya membelikan alat-alat musik akustik berupa gitar, bongo, dan sebagainya.

Dunia Rhoma di masa kanak-kanak rupanya bukan hanya dunia musik. Rhoma juga suka adu jotos dengan anak-anak lain. Lingkungan pergaulannya ketika itu tergolong keras. Anak-anak saat itu cenderung mengelompok dalam geng, dan satu geng dengan geng lainnya saling bermusuhan, atau setidaknya saling bersaing. Dengan demikian, perkelahian antar geng sering tak terhindarkan.

Di Bukitduri tempat tinggalnya, hampir setiap kampung di daerah itu terdapat geng (kelompok anak muda). Di Bukitduri ada BBC (Bukit Duri Boys Club), di Kenari ada Kenari Boys, Cobra Boys, dan sebagainya. Dari Bukitduri Puteran, dan dari Manggarai banyak anak muda yang bergabung dengan Geng Cobra. Geng-geng ini saling bermusuhan sehingga keributan selalu hampir terjadi setiap kali mereka bertemu.

Satu hal yang cukup menonjol pada diri Rhoma adalah teman-temannya hampir selalu menjadikan Rhoma sebagai pemimpin. Tentu saja, bila gengnya bentrok dengan geng lain, Rhomalah yang diharapkan tampil paling depan, untuk berkelahi. Meskipun pernah menang beberapa kali, Rhoma juga sering mengalami babak belur, bahkan pernah luka cukup parah karena dikeroyok 15 anak di daerah Megaria.

Ketika ia masuk SMP, tempat-tempat berlatih silat semakin marak. Tetapi, bagi Rhoma, ilmu bela diri nasional ini tidaklah asing, karena sejak kecil ia sudah mendapat latihan dari ayahnya dan beberapa guru silat lainnya. Rhoma pernah belajar silat Cingkrik (paduan silat Betawi dan Cimande) pada Pak Rohimin di Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Rhoma juga pernah belajar silat Sigundel di Jalan talang, selain beberapa ilmu silat yang lain. Bila terjadi perkelahian antar geng, para anggota geng saling menjajal ilmu silat yang telah mereka pelajari.

Karena kebandelannya itulah maka Rhoma beberapa kali harus tinggal kelas, sehingga karena malu maka ia acapkali berpindah sekolah. Kelas Tiga SMP dijalaninya di Medan. Ketika itu ia dititipkan di rumah pamannya. Tapi, tak berapa lama kemudian ia sudah pindah lagi ke SMP Negeri XV Jakarta.

Kenakalan Rhoma terus berlanjut hingga bangku SMA. Sewaktu bersekolah di SMA Negeri VIII Jakarta, ia pernah kabur dari kelas lewat jendela karena ingin bermain musik dengan teman-temannya yang sudah menunggunya di luar. Kegandrungannya pada musik dan berkelahi di luar dan dalam sekolah membuatnya acapkali keluar masuk sekolah SMA. Selain di SMA Negeri VIII Jakarta, ia juga pernah tercatat sebagai siswa di SMA PSKD Jakarta, St Joseph di Solo, dan akhirnya ia menetap di SMA 17 Agustus Tebet, Jakarta, tak jauh dari rumahnya.

Di masa SMA lah Rhoma sempat melewati masa-masa sangat pahit. Ia terpaksa menjadi pengamen di jalanan Kota Solo. Di sana dia ditampung di rumah seorang pengamen bernama Mas Gito. Sebenarnya, sebelum ‘terdampar’ di Solo, ia berniat hendak belajar agama di Pesantren Tebuireng Jombang. Namun, karena tidak membeli karcis, Rhoma, Benny kakaknya, dan tiga orang temannya, Daeng, Umar, dan Haris harus main kucing-kucingan dengan kondektur selama dalam perjalanan. Daripada terus gelisah karena takut ketahuan lalu diturunkan di tempat sepi, mereka akhirnya memilih turun di Stasiun Tugu Jogja. Dari Jogja, mereka naik kereta lagi menuju Solo.

Di Solo, Rhoma melanjutkan sekolahnya di SMA St. Joseph. Biaya sekolah diperolehnya dari mengamen dan menjual beberapa potong pakaian yang dibawanya dari Jakarta. Namun, karena di Solo sekolahnya tidak lulus, Rhoma harus pulang ke Jakarta dan melanjutkan sekolah di SMA 17 Agustus sampai akhirnya lulus tahun 1964. Ia kemudian melanjutkan kuliah di Fakultas Sosial Politik Universitas 17 Agustus, tapi hanya bertahan satu tahun karena ketertarikan Rhoma kepada dunia musik sudah terlampau besar.





Pada tahun tujuh puluhan, Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.

Tahun 1972, ia menikahi Veronica yang kemudian memberinya tiga orang anak, Debby (31), Fikri (27) dan Romy (26). Tetapi sayang, Rhoma akhirnya bercerai dengan Veronica bulan Mei 1985 setelah sekitar setahun sebelumnya Rhoma menikahi Ricca Rachim – partner-nya dalam beberapa film seperti Melodi Cinta, Badai di Awal Bahagia, Camellia, Cinta Segitiga, Melodi Cinta, Pengabdian, Pengorbanan, dan Satria Bergitar. Hingga sekarang, Ricca tetap mendampingi Rhoma sebagai istri.

Kesuksesannya di dunia musik dan dunia seni peran membuat Rhoma sempat mendirikan perusahaan film Rhoma Irama Film Production yang berhasil memproduksi film, di antaranya Perjuangan dan Doa (1980) serta Cinta Kembar (1984).

Kini, Rhoma yang biasa dipanggil Pak Haji ini, banyak mengisi waktunya dengan berdakwah baik lewat musik maupun ceramah-ceramah di televisi hingga ke penjuru nusantara. Dengan semangat dan gaya khasnya, Rhoma yang menjadikan grup Soneta sebagai Sound of Moslem terus giat meluaskan syiar agama.

Referensi :

- http://id.wikipedia.org/wiki/Rhoma_Irama
- http://pojokearashi.wordpress.com/2009/04/30/biografi-roma-irama/

Klik Teman Duet Rhoma Irama

7 Keajaiban Nama Lapadz Allah

Ada Awan Terbentuk di Awan di Kings Park, Perth. Australia.


Seorang wartawan foto bernama Showkat Nanda, berhasil merekam fenomena luar biasa berupa tulisan “Allah” di langit, di atas kota Barramulla, Kashmir Utara. Menurut Nanda, ia sedang menatap langit ketika melihat awan-awan membentuk pola tulisan yang menurutnya sangat unik untuk dipotret, sampai ia menyadari pola awan itu membentu tulisan “Allah.”
Untuk yang awan di Kasmir ini, setelah saya searching di beberapa forum, ada yang yakin bahwa ini kekuasaan Allah. Tapi ada yang bilang bahwa ini editan photoshop. Yah yang tahu hanya Allah dan yang ngedit :P (Kalau ini beneran di edit). Kalau ini memang asli, saya sih ikutan Subhanallah aja komentarnya.


Pohon Akasia yang Daunnya Membentuk Nama Allah di Pekanbaru, Makassar. Indonesia

 

Nama Allah Tertera di Tanaman Aglaonema. Indonesia

 

Nama Allah Muncul di Badan Seekor Ikan Oscar, Mumbai, India.

Masjid yang TetapBerdiri Tegak di Tengah Bangunan Lain yang Porak Poranda oleh Bencana Tsunami di Aceh, Indonesia.


Pohon Kaktus

 

 

 


 

BATU CINCIN / BATU AKIK DALAM ISLAM



Euforia batu cincin ternyata tak hanya menyelimuti masyarakat awam saja. Dari pejabat, selebriti, hingga para ulama juga tak ketinggalan mengoleksi batu cincin. Fenomena itu juga sudah ditemui pada masa Rasulullah SAW.
 
Beberapa riwayat menerangkan, Rasulullah SAW sendiri juga memiliki cincin yang terpasang di jari kelingking Beliau. Seperti riwayat dari Anas bin Malik yang mengatakan, "Cincin Rasulullah SAW terbuat dari perak dan batunya (cincin) merupakan batu Habasyi." (HR Muslim dan Tirmidzi). Hadis ini diderajatkan hasan sahih, namun al-Albani menyahihkannya.
 
Dalam hadis riwayat Muslim dikisahkan, cincin Rasulullah SAW bertuliskan Muhammad Rasul Allah. Model penulisannya menempatkan nama Beliau SAW di bawah dan kalimat Allah berada di atas. Sepeninggal Beliau SAW, cincin itu dipakai oleh Umar bin Khattab yang selanjutnya diwariskan kepada Utsman bin Affan. Suatu ketika, Utsman menjatuhkannya di sebuah sumur dan hilang. Sumur itu pun diberi nama sumur Khatam yang berarti sumur cincin.
 
Khatam dalam bahasa Arab sebenarnya dimaknai dengan penutup. Biasanya, penutup sebuah surat, yakni dengan legalisasi sebuah stempel. Orang Arab sering menyebut stempel dengan sebutan khatam. Karena cincin Rasulullah SAW merupakan sebuah stempel, cincin juga disebut sebagai khatam.
 
Rasulullah SAW memakai cincin pada jari kelingking tangan kanan beliau. Seperti riwayat dari Muhammad bin Ishaq yang mengatakan, "Aku menyaksikan ash Shalt bin Abdullah bin Naufal bin Abdul Mutthallib mengenakan cincin pada jari kelingking kanan. Aku bertanya padanya, "Apa ini?" Dia menjawab, "Aku pernah melihat Ibnu Abbas mengenakan cincinnya seperti ini dan menjadikan batu cincinnya di bagian luarnya." Dia mengatakan, "Tidaklah Ibnu Abas meyakini hal itu, kecuali dia menyebutkan bahwa Rasulullah SAW mengenakan cincinnya seperti itu." (HR Abu Daud).
 
Ahli hadis mengatakan, hadis yang diriwayatkan Abu Daud tersebut merupakan hadis yang paling kuat di antara hadis lainnya yang bisa dijadikan hujjah dalam hal cincin. Para ulama menafsirkan, pemakaian cincin di tangan kanan karena memang tangan kanan dianggap lebih mulia dari tangan kiri. Sedangkan, pemilihan jari kelingking agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari karena jari kelingking tidak terlalu signifikan penggunaannya.
 
Namun, pada dasarnya tak ada sunah yang secara eksplisit mengharuskan pemakaian cincin pada jari kelingking tangan kanan. Bisa saja di jari tangan mana pun, sesuai keinginan masing-masing. Namun, beberapa riwayat menyebutkan, tidak disukai pemakaian cincin pada jari telunjuk, jempol, dan jari tengah.
 
Hal ini berdasarkan hadis dari Yahya bin Yahya yang mengatakan, Abu al-Ahwas meriwayatkan dari Aasim bin Kulaib dari Abu Burdah yang mengatakan, "Ali bin Abi Thalib berkata, Rasulullah SAW melarangku memakai cincin pada jari ini atau ini." Ali mengisyaratkan kepada jari tengah dan yang sebelahnya (telunjuk dan ibu jari) (HR Muslim).
 
Lalu, seperti apa cincin yang dipakai Rasulullah? Dalam riwayat Muslim disebutkan, Rasulullah pernah memakai cincin yang batunya berjenis Habasyi. Batu ini sejenis batu berwarna hitam kemerah-merahan yang berasal dari Afrika. Beberapa kalangan menyebutnya dengan nama batu Akik Yaman.
 
Jenis batu Habasyi ini dapat ditemui di daerah Afrika dan Yaman. Banyak cara untuk mengenali batu ini. Di antaranya dengan mengenali warnanya yang merah tua pekat atau merah darah. Walau terlihat kehitam-hitaman, jika disuluh dengan cahaya akan terpancar warna merah tua pekat. Batu akik Yaman ini banyak dipakai para pengusaha dari Yaman.
 
Ada riwayat yang menyebutkan, cincin Rasulullah SAW tersebut dihadiahkan oleh Raja Najasyi Yaman. Awalnya, cincin tersebut merupakan cincin emas bertahtakan batu Habasyi ini. Namun, beliau SAW tidak ingin memakai emas. Akhirnya, cincin itu beliau hadiahkan kepada cucunya Umamah putri dari Zainab.
 
Selain riwayat ini, ada pula riwayat dhaif (lemah) bahkan maudhu' (palsu) yang meriwayatkan seputar batu cincin. Di antaranya perkataan Rasulullah SAW kepada Ali bin Abi Thalib, "Wahai Ali, pakailah cincin ditangan kananmu sehingga kamu masuk sebagai Almuqarrabin (orang-orang yang dekat kepada Tuhan)."
 
Ada pula riwayat hadis maudhu' (palsu) lainnya yang mengisahkan tentang Malaikat Jibril yang mengatakan bahwa Allah memerintahkan Rasul-Nya memakai cincin akik. Hadis yang diriwayatkan Ibnu Syarh Asub ini juga memerintah Ali bin Abi Thalib memakai cincin yang berbatukan Akik Yaman.
 
Ada juga yang mengatakan, asbabun nuzul QS al-Maidah ayat 55 disebabkan kedermawanan Ali bin Abi Thalib menyedekahkan sebuah cincin akik kepada fakir miskin. Ayat tersebut menyebutkan, "Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat seraya mereka tunduk (kepada Allah)."
 
Bahkan, dari kitab Makarimul Akhlaq (hal 87) disebutkan sebuah riwayat yang disandarkan kepada Rasulullah SAW, "Pakailah cincin dengan batu akik karena sesungguhnya Allah SWT berfirman kepada nabi-Nya Musa AS di atas gunung Akik dan di sana Musa AS sampai pada derajat Kalimullah." Hal yang sama juga terdapat dalam Tsawabul A'mal wal Jamiul Akhbar (hal 134) yang mengisahkan penciptaan Musa kemudian memberikan inayat kepada para penghuni bumi dan menciptakan gunung Akik dari cahaya wajah Musa AS. Namun, semua riwayat ini adalah matruk (tidak bisa dipakai) karena dipertanyakan kebenarannya.
 
Dalam Islam, laki-laki boleh memakai perhiasan berupa cincin. Adapun perhiasan lain, seperti kalung, anting, dan sebagainya tidak diperbolehkan karena bersifat meniru perempuan. Pemakaian cincin hanya sebatas untuk perhiasan semata. Haram hukumnya meyakini cincin mempunyai kekuatan-kekuatan supranatural.
 
Rasulullah SAW pernah melihat seorang laki-laki memakai gelang dari tembaga. Rasulullah menanyakan apa yang dipakainya. "Ini adalah al-Wahinah (penyembuh/ penangkal penyakit)," jawabnya. Rasulullah SAW pun bersabda, "Tanggalkanlah segera, sesungguhnya dia tidak menambahkan kepadamu, melainkan kelemahan." (HR Ahmad).
 
Selain itu, perhiasan bagi kaum laki-laki juga tidak boleh mengandung emas atau sutra. Haram hukumnya memakai cincin yang terbuat dari emas. Imam Asy Syaukani memesankan, pakailah cincin yang terbuat dari perak. Seperti pesannya dalam kitab Nailul Authar (jilid 1/Halaman 67) yang menyebutkan, "(Dilarang memakai emas), tetapi hendaknya kalian memakai perak. Maka berkreasilah dengannya sesuai selera." n ed: hafidz muftisany


Walaupun zaman sudah semakin modern dan canggih, sehingga hampir semua terbarui oleh perubahan. Namun satu yang tidak berubah yaitu kebiasaan seorang pria memakai batu mulia yaitu akik. Walaupun tidak sedikit perdebatan tentang hukum menggunakan batu mulia akik. Akan tetapi hal tersebut tidak menjadikan batu yang di keramat kan ini sirna diterpa zaman. Beberapa dari mereka juga ada yang menjadi kolektor atau yang memang hobi atau ada pula yang menganggap bahwa akik yang dipakai merupakan sarana yang menghantarkan kepada jalan kesuksesannya. Namun faktanya, masih ada perdebatan yang masih simpang siur mengenai penggunaan atau pemakaian batu cincin ini apakah halal atau haram.
Tahukah Anda ternyata Rasulullah juga menggunakan dan mendayagunakan sarana batu akik?
Dalam hadits riwayat Muslim no 2094 dijelaskan bahwa

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَبِسَ خَاتَمَ فِضَّةٍ فِي يَمِينِهِ فِيهِ فَصٌّ حَبَشِيٌّ كَانَ يَجْعَلُ فَصَّهُ مِمَّا يَلِي كَفَّهُ
“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memakai cincin perak di tangan kanan beliau, ada mata cincinnya terbuat dari batu habasyah (Etiopia), beliau menjadikan mata cincinnya di bagian telapak tangannya.”

Hadits diatas sudah dijelaskan dan juga menjadi sebuah landasan bahwa Rasulullah memakai batu cincin dan mengikatnya dengan perak, batu yang dikenakan pun beliau peroleh dari Ethiopia. Berdasarkan refensi,  batu Zamrudlah yang beliau pakai, dari bangsa yang pernah mengalami konflik kemanusiaan ini.
Dalam riwayat lain, Ibnu Qoyyim memiliki catatan mengenai cincin yang dikenakan oleh Rasulullah. Bahwasanya sekembalinya beliau dari Hudaibiyah kemudian Rasulullah menulis surat kepada para Raja  yang diantar oleh para utusan Beliau. ebagaiamana hadist berikut ini:


عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَادَ أَنْ يَكْتُبَ إِلَى كِسْرَى، وَقَيْصَرَ، وَالنَّجَاشِيِّ، فَقِيلَ: إِنَّهُمْ لَا يَقْبَلُونَ كِتَابًا إِلَّا بِخَاتَمٍ، فَصَاغَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاتَمًا حَلْقَتُهُ فِضَّةً، وَنَقَشَ فِيهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ
 
“Dari Anas bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ingin menulis surat kepada Raja Kisra, Qaishar, dan Najasyi. Lalu di katakan kepada beliau, bahwa mereka tidak mau menerima surat kecuali yang ada stempelnya. Maka kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membuat cincin dari perak (dibuat stempel), tulisannya adalah 'Muhammad Rasulullah.” (Shohih Muslim, no.2092).

 عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَادَ أَنْ يَكْتُبَ إِلَى كِسْرَى، وَقَيْصَرَ، وَالنَّجَاشِيِّ، فَقِيلَ: إِنَّهُمْ لَا يَقْبَلُونَ كِتَابًا إِلَّا بِخَاتَمٍ، فَصَاغَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاتَمًا حَلْقَتُهُ فِضَّةً، وَنَقَشَ فِيهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ

“Dari Anas bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ingin menulis surat kepada Raja Kisra, Qaishar, dan Najasyi. Lalu di katakan kepada beliau, bahwa mereka tidak mau menerima surat kecuali yang ada stempelnya. Maka kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membuat cincin dari perak (dibuat stempel), tulisannya adalah 'Muhammad Rasulullah.” (Shohih Muslim, no.2092).

 
عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَادَ أَنْ يَكْتُبَ إِلَى كِسْرَى، وَقَيْصَرَ، وَالنَّجَاشِيِّ، فَقِيلَ: إِنَّهُمْ لَا يَقْبَلُونَ كِتَابًا إِلَّا بِخَاتَمٍ، فَصَاغَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاتَمًا حَلْقَتُهُ فِضَّةً، وَنَقَشَ فِيهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللهِ

“Dari Anas bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ingin menulis surat kepada Raja Kisra, Qaishar, dan Najasyi. Lalu di katakan kepada beliau, bahwa mereka tidak mau menerima surat kecuali yang ada stempelnya. Maka kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membuat cincin dari perak (dibuat stempel), tulisannya adalah 'Muhammad Rasulullah.” (Shohih Muslim, no.2092). - See more at: http://fkdtpacsugihwaras.blogspot.com/2013/11/penggunaan-stempel-pada-masa-nabi.html#sthash.3DV7Qtoe.dpuf
Dalam ajaran islam bukan kah segala sesuatu perbuatan, perkataan, dan ketetapan Rasulullah adalah sunah, yaitu patut untuk di ikuti oleh hambanya. Salah satu nya yaitu kebiasaan Rasulullah dalam memakai dan menggunakan cincin batu akik.

Ya. Memakai cincin atau perhiasan batu akik bukan suatu yang dilarang atau bahkan diharamkan oleh agama. Dalam artian seorang yang memakai batu akik hukumnya haram atau halal tersebut tergantung pada orangnya sendiri. Bisa menjadi dilarang, jika orang yang memakai nya meyakini bahwa setelah memakai batu akik kehidupan nya menjadi semakin sukses sehingga tidak mempercayai adanya Allah. Dan boleh digunakan apabila Anda hanya sekedar mengambil manfaatnya saja, dengan mempercayai bahwa segala sesuatu yang Anda dapatkan hanya berasal dari Allah swt.

Jadi, bagi Anda ingin menggunakan akik sebagai perhiasan jangan takut ataupun ragu. Karena sebenarnya tidak ada satu dalil pun dalam agama islam atau agama lainnya yang melarang atau mengharamkan seseorang menggunakan batu akik. Asalkan Anda masih dalam batasan-batasan aturan agama Anda masing-masing.

Referensi dari berbagai sumber media (Republika 21 nov 2014)

5 IDE BISNIS VIA INTERNET

 
1.   Membuat Toko Online

Dalam praktek bisnis online salah satu yang menjadi target utama para pembisnis adalah membuka Toko online.  Contoh toko online yang sukses menembus pasar Indonesia dan pasar Internasional adalah Lazada.com/ atau untuk Lokal indonesia Lazada.co.id.  Lazada sangat sukses baik di dalam negri maupun di luar negri. Namun bagi anda pemula sebaiknya anda membuka toko online sederhana saja yaitu dengan mempromosikan produk atau Jasa anda melalui website. ‘’ Saya memiliki Toko baju di tanah abang, apakah saya bisa membuka toko online?’’ – Ini adalah pertanyaan bagus, bagi anda yang mempunyai usaha atau bisnis pakaian, produk, Kosmetik dsb secara offline mungkin anda juga bisa membuka toko online, yaitu dengan memajang produk anda di website dan mempromosikan melalui sosial media atau iklan. Banyak sekali benfit atau manfaat yang bisa kita ambil dari toko online tersebut.

 
2.       Membuka/Menerima Jasa Penulisan Artikel untuk Blog/Web

Saat ini banyak sekali website atau orang yang membutuhkan jasa tulis artikel. Bagi anda memiliki hoby menulis mungkin anda bisa mencoba untuk membuka jasa penulisan artikel, biasanya penulisan artikel disesuaikan dengan tema atau judul dari sang pemesan. Untuk info lebih lanjut anda bisa bertanya di Forum Kaskus, Facebook tentang Jasa penulisan artikel

 
3.       Membuat Blog Pribadi

Salah satu bisnis yang sedengan Booming saat ini adalah Blogging. Blogging adalah ativitaas yang sangat menyenangkan sekalin kita bisa memberi manfaat bagi banyak orang kita juga mendapatkan banyak relasi dan teman.  Bagaimana cara menghasilkan uang dari Blogging?

Salah satu cara menghasilkan uang dari blogging/ Blogger adalah dengan menjadi publish disini yang sedang marak adalah menjadi Publish Adsense.

 
4.       Menerima Jasa Penerjemah

Bagi anda yang memiliki skill atau kemampuan berbahasa asing baik menjadi penerjemah adalah alternatif terbaik untuk menghasilkan uang tambahan bahakan uang pokok untuk anda. Cara dan sistem menjadi penerjemah sangat mudah yaitu anda anda bergabung di group yang membutuhkan penerjemah dokumen.


 
5.       Menjadi Desainer atau Editing

Tak semua orang memiliki kemampuan desain dan editing baik, oleh karena itu banyak sekali orang yang membutuhkan desain & editing dengan kualitas terbaik. Bagi anda yang memiliki skill atau hoby desain atau editing mungkin anda bisa mencoba hal tersebut.


Mungkin dari 5 Ide bisnis via internet / Cara menghasilkan uang dari internet ada yang bingung tentang pembayaran? Sedikit saya jelaskan ketika anda ingin bertransaksi atau mendapat kontrak sebaiknya anda diskusikan terlebih dahulu kepada yang memesan atau yang mengontrak anda. Tanya masalah budget, biaya terus metode pembayaran melalui bank apa?  SELAMAT MENCOBA !!!

Cara dan Tips Mencari Jodoh dalam Islam

Allah mempunyai tiga pilihan dalam menjodohkan manusia satu sama lain. Pilihan pertama adalah cepat mendapatkan jodoh. Pilihan kedua, lambat mendapatkan jodoh, tapi suatu saat pasti mendapatkannya di dunia. Pilihan ketiga adalah tidak mendapatkan jodoh di dunia tapi mendapatkannya di akhirat kelak. Apapun pilihan jodoh yang ditentukan Allah, maka hal itu adalah hal yang terbaik untuk kita. 
 
Lalu apa yang perlu dilakukan agar kita segera mendapatkan jodoh? Berikut ini 7 tips mencari jodoh dalam Islam, yaitu:

1. Memperbaiki diri
Jika kita ingin mendapatkan jodoh yang shalih, maka kita harus menjadi orang yang shalihah juga. Itulah maksud Allah dalam firman-Nya,
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)” (QS. An-Nur: 26).

2. Tidak putus asa dalam berdoa
Jangan pernah berputus asa untuk berdoa. Doa yang baik untuk mendapatkan jodoh adalah doa yang terdapat dalam surat Al Furqon ayat 74 : “
Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.
Agar doa lebih terkabul, perhatikan juga adab-adab berdoa dalam Islam. Jadi jangan berdoa menurut versi kita sendiri. Berdoalah menurut apa yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya kepada kita, niscaya doa kita akan lebih terkabul.

3. Memperbanyak ibadah sunnah
Agar jodoh kita semakin cepat datang, kita juga perlu mendekati Allah dengan ekstra dekat. Caranya tidak hanya mengandalkan ibadah wajib, tapi juga dengan menambah ibadah-ibadah sunnah seperti sholat tahajjud, sholat dhuha, shaum, tilawah Al Qur’an, infaq, dan lain-lain. Lakukan ibadah sunnah ini secara rutin setiap hari agar iman kita bertambah dan doa kita semakin dikabulkan Allah Swt.


4. Memiliki kriteria yang tidak muluk
Mengapa jodoh sulit datang kepada kita? Salah satunya mungkin disebabkan karena kriteria jodoh kita terlalu muluk. Kita ingin jodoh yang mapan, ganteng/cantik, berpangkat, keturunan baik-baik dan beriman. Keinginan semacam itu sah-sah saja, tapi jika hal tersebut dijadikan syarat untuk jodoh kita maka kita telah mempersulit diri sendiri.

Itulah sebabnya Rasulullah mengatakan jika kita tidak dapat memperoleh semuanya, maka pilihlah yang agamanya paling baik. Hal itu berarti mungkin saja jodoh kita orang yang miskin, tidak berpangkat, bukan keturunan orang baik, akan tetapi kita perlu menerimanya asalkan memiliki agama/akhlaq yang baik. Jangan kita menginginkan kesempurnaan dari orang lain, sedangkan diri kita tidaklah sempurna.

5. Memperluas pergaulan
Cara lain agar cepat mendapatkan jodoh adalah memperluas pergaulan. Dengan pergaulan yang luas kita juga lebih banyak mendapatkan pilihan. Seringkali jodoh itu datang bukan dari perkenalan langsung, tapi dari kenalan teman kita. Itulah gunanya pergaulan yang luas. Ibarat seorang nelayan yang menebarkan jaringan yang luas untuk mendapatkan ikan yang lebih banyak.


6. Meminta bantuan orang lain
Cara lain agar cepat mendapatkan jodoh adalah meminta tolong kepada orang lain yang reputasinya baik. Orang tersebut bisa saja guru mengaji, murobbi, teman, orang tua, saudara, dan lain-lain. Jangan malu-malu untuk meminta bantuan kepada mereka dan jangan malu-malu juga untuk mengulangi permintaan kita secara rutin agar orang tersebut ingat bahwa kita meminta bantuan kepadanya.


7. Menyatakan hasrat secara langsung
Bisa juga seorang wanita mendapatkan jodoh dengan cara menyatakan langsung kepada lelaki yang baik agamanya bahwa kita siap menikah dengannya. Ini adalah cara yang masih asing dalam budaya Indonesia. Namun cara ini sebenarnya Islami, karena pernah dilakukan Khadijah ra kepada Nabi Muhammad SAW. Khadijah ra yang lebih dahulu menyatakan hasratnya kepada Nabi melalui perantaranya.

Itulah ketujuh cara yang dapat diupayakan oleh setiap muslim dan muslimah dalam mencari jodoh. Cara-cara tersebut merupakan cara yang baik karena sesuai dengan tuntunan Islam. Semoga kita semua mendapatkan jodoh terbaik yang dipertemukan karena sama-sama mencintai-Nya.


SFJ
Berbagai Sumber

Usaha Sampingan Dirumah dengan Beternak Ikan Lele (Budidaya Lele)

Alternatif usaha bagi para karyawan atau siapa saja yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan atau bahkan pergantian pekerjaan. Prospek sebuah usaha sampingan di rumah jika dikelola dengan baik sebenarnya bisa memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan gaji seorang karyawan. Apalagi ditambah keleluasaan dalam mengelola usaha tanpa adanya tekanan dan tuntutan dari orang lain.

Salah satu contoh usaha sampingan di rumah yang bisa Anda pertimbangkan adalah dengan beternak lele. Tentu saja usaha ini ditujukan terutama bagi Anda yang tinggal di kawasan pemukiman perkampungan yang masih tersedia lahan yang cukup luas untuk beternak ikan lele. Namun tidak menutup kemungkinan juga bagi Anda yang tinggal di perkotaan dan memiliki luas lahan minimal 1 x 3 meter juga telah dapat memulai usaha di rumah dengan beternak lele ini.


Kenapa harus lele? Pertama adalah karena lele merupakan salah satu jenis ikan konsumsi yang paling banyak diminati karena harganya yang relatif lebih murah dibandingkan ikan lainnya. Harga ikan lele di tingkat konsumen paling tinggi hanya sekitar Rp 12 ribu per kilogram, sedangkan ikan lain seperti nila dan gurame bisa mencapai harga Rp 25 ribu per kilogram. Sehingga banyak konsumen yang membutuhkan konsumsi ikan memilih ikan lele sebagai lauk alternatif.

Alasan kedua yang membuat usaha sampingan di rumah ternak lele ini cukup prospektif adalah karena waktu pengembangan atau pembesaran ikan lele yang cukup singkat. Mulai dari penebaran benih (bisa dibeli dari peternak bibit ikan lele) hingga panen hanya memakan waktu sekitar 3 bulan dengan penyerapan pasar yang masih cukup tinggi. Tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga saja, ikan lele juga banyak dicari oleh para pengusaha warung tenda yang menyediakan menu pecel lele dan lalapan. Banyaknya jumlah warung tenda yang ada di sekitar kita menjadi sebuah potensi yang layak untuk dimanfaatkan dengan beternak lele.

Selain dua faktor diatas, masih ada faktor lain seperti pakan lele organik yang kini telah banyak dikembangkan. Sehingga usaha sampingan di rumah dengan beternak ikan lele tersebut akan menghasilkan keuntungan yang jauh lebih besar karena harga pakan lele organik yang hanya sepertiga dari pakan buatan pabrik. Ide apapu bisa Anda kembangkan menjadi sebuah usaha di rumah yang menguntungkan, tinggal menambahkan kreatifitas dan kerja keras.